Sabtu, 07 Maret 2015

KOMPUTASI MODERN

Kali ini saya ingin sedikit membahas mengenai apa itu komputasi modern serta apa saja contoh dari komputasi modern ini dan perusahaan apa saja didunia ini yang sudah menggunakan sistem komputasi modern ini.



PENGERTIAN KOMPUTASI MODERN
Komputasi adalah sebuah cara untuk menemukan suatu pemecahan masalah dari data yang telah diinput dengan menggunakan suatu algoritma. Secara umum ilmu komputasi adalah bidang ilmu yang mempunyai perhatian pada penyusunan model matematika dan teknik penyelesaian numerik serta penggunaan komputer untuk menganalisis dan memecahkan masalah-masalah ilmu(sains). Sedangkan untuk komputasi modern adalah sebuah konsep sistem yang menerima instruksi-instruksi dan menyimpannya dalam sebuah memory(bisa juga memory komputer). Oleh karena pada saat ini kita melakukan komputasi menggunakan komputer, maka bisa dibilang komputer merupakan sebuah komputasi modern.

CONTOH KOMPUTASI MODERN
Banyak contoh dari komputasi modern ini, salah satunya yang akan saya bahas kali ini adalah Cloud Computing. Cloud Computing sendiri merupakan merupakan gaya komputasi yang terukur. Cloud Computing sendiri adalah sebuah gabungan pemanfaatan dan pengembangan teknologi komputer berbasis internet (cloud). Pada Cloud Computing ini, pengguna tidak mengetahui apa yang ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya karena informasi yang disajikan berupa layanan. Sedangkan menurut makalah pada tahun 2008 yang dipublikasikan IEEE Cloud Computing adalah suatu paradigma dimana informasi secara permanen tersimpan diserver di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk didalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, handheld, sensor-sensor, monitor, dll.

Manfaat dari Cloud Computing ini yaitu :
  1. Skalabilitas (Dapat menambah kapasitas penyimpanan tanpa perangkat tambahan)
  2. Aksesbilitas (Dapat diakses dimana saja dan kapan saja dengan menggunakan jaringan internet)
  3. Keamanan (Data yang disimpan dalam Cloud Computing dijamin keamanannya oleh penyedia jasa Cloud Computing tersebut)
  4. Kreasi (Dapat mengembangkan project yang dibuat tanpa harus menyerahkan langsung ke perusahaan namun dapat dengan mengirimkan melalui Cloud Computing ini)
  5. Kecemasan (Pengguna tidak perlu takut data hilang akibat bencana alam yang terjadi
Kelemahan Cloud Computing :
  1. Cloud provider yang tidak konsisten dengan performa layanannya
  2. Privasi Data, data yang disimpan dalam Cloud tidak bisa 100% terjamin privasinya

CONTOH CLOUD COMPUTING (KOMPUTASI AWAN)
Banyak perusahaan yang menyediakan jasa komputasi awan ini, salah satunya adalah Microsoft dengan layanan komputasi awannya yaitu "Onedrive"
Onedrive adalah sebuah layanan komputasi awan dari Microsoft (yang sebelumnya adalah "Skydrive", "Windows Live Skydrive", "Windows Live Folder") yang serupa dengan dropbox dan GoogleDrive yang memungkinkan penggunanya mengupload dan mensinkronkan data ke penyimpanan awan dan mengaksesnya melalui browser atau perangkat tertentu. Berkas yang dibagikan untuk umum tidak perlu mempunyai account microsoft untuk bisa mengambilnya.

Onedrive memiliki fitur seperti yang terdapat dalam dropbox yaitu Dekstop Sync Client. Selain itu, Onedrive juga memiliki fitur seperti editor via web seperti file file berbentuk dokumen seperti file dengan format Word, Excel, Powerpoint, serta Onenote. Onedrive sendiri tidak dikhususkan untuk pengguna dengan Sistem Operasi Windows, namun dapat diakses dan digunakan pula oleh pengguna yang menggunakan Sistem Operasi iOs dan OS X.


Kelebihan Onedrive :
  • Terintegrasi dengan office online. Mungkin ini adalah salah satu alasan mengapa banyak orang yang memakai layanan ini, karena dengan fitur ini pengguna dapat mengedit dokumennya dengan menggunakan jaringan internet secara cepat dimana saja dan kapan saja dan dapat membagikannya secara langsung dengan orang lain
  • Limit Storage yang besar. Bila dibandingkan dengan layanan serupa lainnya, saya kira onedrive ini merupakan penyedia layanan yang sangat baik hati karena memberikan limit storage yang sangat besar yaitu 7GB secara gratis.
  • Mudah dimengerti pengguna. Bila pengguna tidak memiliki latar belakang yang paham akan IT, layanan ini sangat familiar menurut saya.

Kelemahan Onedrive :
  • Salah satu kekurangan fatal adalah aplikasi Onedrive akan crash jika path melebihi 256 karakter. Sehingga pengguna harus pintar pintar dalam menyingkat nama folder dan dokumen. Hal ini sangat mengganggu bagi para pengguna karena tidak leluasa dalam memberikan nama dokumen dan foldernya. Ini merujuk pada website the verge, semoga saja ke depannya Microsoft dapat memperbaiki layanannya.
  • Otomatis Sinkron membutuhkan waktu yang sedikit lama.
  • Manajemen dokumen onedrive pada Mac Os masih terbatas.

Dalam meningkatkan layanannya, Microsoft membuat sebuah aplikasi onedrive yang dapat digunakan pengguna untuk mengupload dan mengedit dokumennya tanpa harus membuka melalui alamat websitenya onedrive.com berikut adalah sistem requirementnya :
Sayang aplikasi ini belum mendukung Linux dan Windows XP.

Dibawah ini adalah screenshoot dari website Onedrive ini :
ini merupakan tampilan awal ketika masuk ke alamat onedrive.com

Saat pengguna ingin sign in. Namun pengguna terlebih dahulu memiliki account microsoft.

Saat pengguna sudah melakukan proses sign in.

Salah satu fitur dalam onedrive yaitu Microsoft Office online. 


Semoga pembahasan ini dapat membantu teman teman sekalian dalam bahasannya mengenai Komputasi Modern dan contoh dari penyedia layanannya.

sumber :

Minggu, 28 Desember 2014

SDM DAN METODE PEREKRUTAN KARYAWAN




Pengertian Sumber Daya Manusia atau Human Resources menurut para ahli diantaranya :
Menurut Sonny Sumarsono (2003, h4), Sumber Daya Manusia atau Human Resources mengandung dua pengertian. Pertama, adalah usaha kerja atau jasa yang dapat diberikan dalam proses produksi. Kedua, SDM menyangkut manusia yang mampu bekerja untuk memberikan jasa atau usaha kerja dengan melakukan kegiatan-kegiatan ekonomis guna menghasilkan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan atau masyarakat.
Menurut M.T.E. Hariandja (2002, h 2), Sumber Daya Manusia atau Human Resources merupakan salah satu faktor kehidupan yang sangat penting dalam suatu kegiatan perekonomian atau dalam suatu kegiatan perusahaan disamping faktor-faktor lain seperti modal. Oleh sebab itu pengelolaan SDM harus dilakukasn dengan baik guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi organisasi.

Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia atau Human Resources Management menurut para ahli diantaranya :
Menurut Hasibuan (2000: 10), Manajemen Sumber Daya Manusia adalah ilmu dan seni mengatur hubungan dan peranan tenaga kerja agar efektif dan efisien guna membantu terwujudnya perusahaan, karyawan dan masyarakat.
Menurut Moses N. Kiggundu(1989), Manajemen Sumber Daya Manusia adalah pengembangan dan pemanfaaatan pegawai dalam rangka tercapainya tujuan dan sasaran individu, organisasi, masyarakat, bangsa dan internasional yang efektif.
Menurut Tulus (1992), Manajemen Sumber Daya Manusia adalah perancanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan atas pengadaan, pengembangan, pemberian kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan dan pemutusan hubungan kerja guna membantu tujuan organisasi, individu dan masyarakat.
Menurut Amstrong (1990: 1), Manajemen Sumber Daya Manusia adalah suatu pendekatan terhadap manusia secara umum yang berlandaskan pada 4 prinsip dasar yaitu :
Sumber Daya Manusai adalah harta paling penting bagi suatu organisasi, sedangkan manajemen yang efektif adalah sebuah kunci keberhasilah organisasi tersebut.
Keberhasilan suatu organisasi sangat mungkin dicapai jika peraturan atau kebijaksanaan tersebut saling berhubungan satu sama lain, dan prosedur yang bertalian dengan manusia dari perusahaan tersebut saling berhubungan, dan saling memberikan sumbangan/dukungan terhadap pencapaian tujuan perusahaan dan perencanaan strategis
Kultur dan nilai perusahaan, suasana organisasi dan perilaku manajerial yang berasal dari kultur tersebut akan memberikan pengaruh yang besar terhadap hasil pencapaian yang terbaik.
Manajemen Sumber Daya Manusia berhubungan dengan integrasi yakni semua anggota organisasi anggota tersebut terlibat dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.

Metode Perekrutan Karyawan
Pengertian
Proses menarik orang-orang pada waktu yang tepat, dalam jumlah yang cukup, dan dengan persyaratan yang layak, untuk mengisi lowongan dalam organisasi.

Alternarif Perekrutan
A. Alih Daya (Outsourcing)
Proses mempekerjakan pemasok jasa eksternal untuk menjalankan pekerjaan yang sebelumnya di kerjakan secara internal.  Mensubkontrakkan berbagai fungsi kepada perushaan lain telah menjadi praktik yang umum dalam industri selama beberapa dekade.

B. Karyawan Tidak Tetap (Contingent Workers)
Digambarkan sebagai “angkatan kerja Amerika sekali pakai” oleh seorang mantan menteri tenaga kerja. Mereka adalah orang-orang yang bekerja sebagai karyawan paruh-waktu, karyawan sementara, atau kontraktor independen.

C. Organisasi Pemeberi Kerja Profesional (Persewaan Karyawan)
Organisasi pemberi kerja profesional adalah perusahaan yang menyewakan para karyawan kepada perusahaan lainnya.

D. Kerja Lembur
Kerja Lembur bisa membantu baik pemberi kerja maupun karyawan. Pemberi kerja memperoleh manfaat dengan terhindar dari biaya-biaya perekrutan, seleksi, dan pelatihan. Para karyawan memperoleh keuntungan dari peningkatan pendapatan selama periode kerja lembur.

Proses Perekrutan
Sumber Internal
Karyawan yang akan mengisi lowongan kerja yang lowong diambil dan dari dalam perusahaan itu dengan cara memutasikan atau memindahkan karyawan yang memenuhi spesifikasi pekerjaan jabatan itu.

Sumber Eksternal
Karyawan yang akan mengisi jabatan yang lowong dilakukan penarikan dari sumber-sumber tenaga kerja di luar perusahaan.


Metode Perekrutan
Metode tertutup
Ketika ada penarikan tenaga kerja, informasi hanya diberikan kepada karyawan atau orang-orang tertentu saja. Akibatnya lamaran yang masuk relatif sedikit sehingga kesempatan untuk mendapatkan karyawan yang baik amat sulit.

Metode Terbuka
Ketika ada penarikan tenaga kerja, informasi disebarkan secara luas ke masyarakat dengan memasang Iklan pada media massa baik cetak maupun elektronik. Dengan metode ini diharapkan lamaran banyak masuk sehingga kesempatan untuk mendapatkan karyawan yang kualifait lebih besar.

PERANGKAT-PERANGKAT BERGUNA YANG DI MANFAATKAN UNTUK PERIKRUTAN :
PENGUMUMAN PEKERJAAN (JOB POSTING)
Prosedur untuk memberikan informasi kepada karyawan mengenai adanya lowongan-lowongan pekerjaan.

PENGAJUAN PEKERJAAN (JOB BIDDING)
Prosedur yang memungkinkan para karyawan yang yakin bahwa mereka memenuhi persyaratan-persyaratan yang diminta untuk melamar kerja pada posisi lowongan yang diumumkan.

REFERENSI KARYAWAN
Cara dimana para karyawan bepretasi puncak teridentifikasi, merupakan alat perikrutan paling sering di gunakan.
Sumber :


Anggota Kelompok :
1. Abdullah Aji P.
2. Aditya Rifki F.
3. Ardian Aruhil Kahfi
4. Dio Kurniawan
5. Rachmat DS


Kelas : 4IA17


ANALISA WEBSITE PT. SUCOFINDO



Profil Perusahaan :

PT SUCOFINDO (PERSERO) adalah perusahaan inspeksi yang pertama di Indonesia, dengan pengalaman di bidang inspeksi, supervisi, pengkajian dan pengujian menjadi modal utama dalam mengembangkan usaha menjadi perusahaan inspeksi nasional terbesar di Indonesia. 
Keanekaragaman jenis jasa dikemas secara terpadu, didukung tenaga ahli, jaringan kerja yang luas serta kemitraan usaha strategis dengan beberapa institusi internasional telah memberikan nilai tambah terhadap layanan yang diberikan PT SUCOFINDO (PERSERO). Melalui pendekatan manajemen terpadu, PT SUCOFINDO (PERSERO) bertekad untuk senantiasa meningkatkan kemampuan daya saingnya menghadapi pasar global.



Visi, Misi, dan Nilai Perusahaan

Sejalan dengan Perusahaan yang menerapkan manajemen mutu terpadu, Perusahaan telah menetapkan Misi, Visi dan Nilai-Nilai Perusahaan yang menjadi pondasi Perusahaan dalam mencapai sasaran usaha jangka panjang dalam kerangka menjaga kesinambungan usaha (sustainability & going concern). Visi, Misi dan Nilai Perusahaan juga melandasi setiap Pegawai dalam menjalankan aktifitas kegiatannya sehingga memberikan nilai tambah kepada seluruh stakeholder secara umum dan shareholder secara khusus.


Visi Perusahaan

Mengurangi risiko pelanggan dalam kegiatan perdagangan, investasi dan industri dengan memastikan kesesuaian terhadap standard, hukum dan peraturan yang berlaku.


Misi Perusahaan


1. Menjadi Perusahaan inspeksi, testing dan jasa terkait lainnya yang terkemuka dikawasan ASEAN.
2. Menjadi mitra bisnis dalam mitigasi risiko, dengan mengutamakan pemenuhan komitmen dan kualitas pelayanan yang dapat diandalkan
3. Memiliki karyawan dan pegawai yang professional, berpengetahuan serta bermutu yang dihargai dengan baik
4. Memberikan nilai yang optimal kepada pemegang saham dan memperoleh pendapatan di atas rata-rata industry


Nilai-nilai Perusahaan

1. Customer Focus, Memenuhi harapan pelanggan dengan memberikan ragam produk dan jasa yang inovatif, memenuhi standar serta berkualitas.
2. Competence, Memiliki kualitas pekerjaan dan SDM yang handal sehingga memenuhi standar profesionalisme dan persaingan.
3. Integritas, Menjunjung tinggi kejujuran, etika bisnis dan pemenuhan komitmen pada para pemangku kepentingan.
4. Team Work, Mengedepankan kerjasama tim dan kolaborasi dengan pihak ketiga untuk menghasilkan efektifitas organisasi dan sinergis.
5. Inovasi, Selalu melakukan inovasi sesuai kebutuhan atau kecenderungan pasar dengan memanfaatkan kompetensi dan teknologi, serta melakukan terobosan dalam proses kerja agar menjadi lebih efektif dan efisien.
6. Independensi, Bebas dari pengaruh dan kepentingan pihak luar perusahaan.
7. Kewirausahawan, Selalu menciptakan peluang usaha, jejaring, dan berani mengambil risiko dengan tetap mempertimbangkan profitabilitas dan risiko.


Pelayanan yang dimiliki pada PT SUCOFINDO :

1. Inspeksi dan Audit
Kegiatan inspeksi dan audit krusial diperlukan untuk melindungi seluruh pihak yang berhubungan dalam suatu transaksi, misalnya untuk memastikan kualitas dan standar teknis suatu produk/jasa telah terpenuhi, atau memastikan kemampuan dan kapasitas calon pemasok. SUCOFINDO menyediakan layanan inspeksi kualitas dan kuantitas produk, mulai dari komoditas pertanian, kehutanan, kelautan dan perikanan, pangan olahan, industri, pertambangan, minyak dan gas, hingga produk konsumen.

2. Pengujian dan Analisa
Sucofindo memiliki sarana pengujian dan analisis yang lengkap untuk memastikan aspek mutu dan keamanan produk. Kapabilitas laboratorium kami meliputi pengujian kimia, mikrobiologi, kalibrasi, elektrikal dan elektronika, keteknikan dan pengujain mineral dan pemrosesan mineral.


3. Layanan Sertifikasi

SUCOFINDO memiliki kapabilitas untuk menyediakan sertifikasi sistem manajemen dan sertifikasi produk. Skema sertifikasi sistem manajemen meliputi sertifikasi ISO 9000, ISO 14000, OHSAS 18000, SA 8000, RSPO, HAACP, Manajemen Hutan Lestari, Chain of Custody, Legal Source dan lainnya. Sedangkan skema sertifikasi produk meliputi sertifikasi produk listrik dan elektronik, pupuk dan produk kimia, makanan dan minuman, baja serta komoditas pertanian.


4. Layanan Pelatihan

SUCOFINDO menyediakan pelatihan Peningkatan Pengetahuan dan pelatihan Kecakapan Teknis dimana kurikulumnya disusun secara khusus dan spesifik untuk memenuhi kebutuhan industri dan bisnis. Pelatihan Peningkatan Pengetahuan membagikan pengetahuan dan pengalaman dalam berbagai aspek bisnis, seperti sistem manajemen mutu, keselamatan dan kesehatan kerja, HACCP, dan manajemen pengamanan. Jasa pelatihan teknis mempersiapkan personil-personil untuk segala kegiatan teknis, seperti pelatihan tanggap darurat dan pengoperasian alat-alat berat. Kurikulum SUCOFINDO yang superior didukung dengan fasilitas pelatihan yang diperlukan untuk menjamin manfaat yang sebesar-besarnya keikutsertaan setiap peserta pelatihan.


5. Layanan Konsultasi

Selama lebih dari setengah abad sejak berdirinya SUCOFINDO pada tahun 1956, kami terus membangun pengalaman, keahlian dan teknologi, yang menjadi pondasi bisnis dan teknis yang kuat. Interaksi ekstensif kami dengan pelaku berbagai bidang bisnis dan dukungan para pakar yang kami miliki juga turut mendukung perkembangan kami. Melihat dinamika bisnis dan industri di Indonesia saat ini, SUCOFINDO terdorong untuk menyumbangkan keahlian dan pengalaman yang kami miliki dalam bentuk layanan konsultasi di berbagai bidang, seperti konsultasi sistem manajemen, AMDAL, sistem informasi, kandungan komponen dalam negeri, pengembangan wilayah, infrastruktur dan tata ruang.


Perencanaan Perusahaan dalam memasarkan produk / jasa :

Perusahaan menggunakan teknologi informasi untuk mengembangkan sistem lintas fungsi perusahaan terintegrasi yang melintasi berbagai batas fungsi tradisional bisnis agar dapat merekayasa ulang dan meningkatkan proses bisnis yang penting di semua lintas fungsi perusahaan. Perusahaan memandang bahwa sistem lintas fungsi yang terintegrasi sebagai cara strategis untuk menggunakan Teknologi informasi dalam berbagi sumber daya informasi dan meningkatkan efisiensi serta efektivitas proses bisnis, dan mengembangkan hubungan strategis dengan para pelanggan, pemasok dan mitra bisnis.

Perusahaan menggunakan internet dalam merekayasa ulang dan mengintegrasikan arus informasi di antara proses bisnis internal mereka serta para pelanggan dan pemasok. Berbagai perusahaan di seluruh dunia kini menggunakan World Wide Web dan intranet serta ekstranet mereka sebagai standar teknologi untuk sistem informasi lintas fungsi dan antar perusahaan. Gambaran umum tentang aplikasi berbagai aplikasi lintas fungsi perusahaan yang utama serta saling keterkaitan antarfungsi disebut arsitektur aplikasi perusahaan. Arsitektur ini tidak memberikan rincian atau cetak biru aplikasi yang lengkap tetapi memberi kerangka kerja konseptual untuk membantu membayangkan berbagai komponen dasar, proses dan interface dari aplikasi e-business utama dan hubungannya satu sama lain. Arsitektur aplikasi ini juga menunjukkan berbagai peran yang dimainkan sistem bisnis dalam mendukung pelanggan, pemasok, mitra dan karyawan perusahaan.



Komunikasi elektronik yang digunakan :



1. Alat komunikasi elektronik

Alat komunikasi elektronik mengirim pesan, file, data, atau dokumen antara orang-orang dan karenanya memfasilitasi berbagi informasi, sebagai contoh E-mail, Fax, Voice mail, Wiki, Web penerbitan, Kontrol revisi.

2. Alat konferensi elektronik

Alat konferensi elektronik memfasilitasi berbagi informasi, tetapi dalam cara yang lebih interaktif, sebagai contoh
  • Forum internet (juga dikenal sebagai papan pesan atau papan diskusi) – platform diskusi virtual untuk memfasilitasi dan mengelola pesan teks online.
  • Chat online – platform diskusi virtual untuk memfasilitasi dan mengelola real-time pesan teks
  • Pesan Instan.
  • Telephony – telepon memungkinkan pengguna untuk berinteraksi.
  • Videoconferencing – jaringan PC berbagi video dan sinyal audio
  • Data konferensi – PC jaringan berbagi papan tulis umum bahwa setiap pengguna dapat memodifikasi.
  • Aplikasi berbagi – pengguna dapat mengakses shared dokumen atau aplikasi dari komputer masing-masing secara bersamaan dalam real time.
Sistem rapat elektronik, Electronic Meeting System (EMS) – awalnya ini digambarkan sebagai “sistem pertemuan elektronik,” dan mereka dibangun ke ruang pertemuan. Ruangan ini biasanya terdari proyektor video dengan PC banyak, namun, sistem pertemuan elektronik telah berevolusi menjadi berbasis web, setiap saat, sistem mana saja yang akan menampung peserta pertemuan “didistribusikan” yang mungkin tersebar di beberapa lokasi.




Anggota Kelompok:


1. Abdullah Aji P.
2. Aditya Rifki F.
3. Andre Rianda
4. Ardian Aruhil Kahfi
5. Arief Ilham
6. Dio Kurniawan
7. Gary Gautama
8. M. Reggy T.U
9. Rachmat Dwi Setyaji

Kelas : 4IA17

Universitas Gunadarma

Rabu, 29 Oktober 2014

Langkah pembuatan VLAN pada 2 jaringan



Pada kesempatan kali ini saya akan mencoba membuat 2 jaringan VLAN yang dapat terhubung dengan Cisco Packet Tracer, berikut device yang dibutuhkan : 
1 buah router 
2 buah switch 
4 buah PC 


Susunlah menjadi seperti berikut :




Pertama yang kita lakukan adalah melakukan beberapa pengaturan pada SW-1, diantaranya adalah pengaturan pembagian 2 VLAN, memberikan ip address dan juga memberi jalur akses kepada VLAN 10 dan VLAN 20, ikuti perintah berikut :






Kemudian kita atur pada bagian SW-2, ikuti langkah berikut :




Setelah melakukan semua konfigurasi di atas, kita coba untuk memverifikasinya dengan mengetikan perintah dibawah ini pada SW-1




Kemudian lakukan hal sama pada SW-2




Langkah selanjutnya adalah membuat SW-1 menjadi VTP server dan VTP-2 menjadi VTP Client, ikuti langkah berikut ini :






Verifikasikan VLAN seperti perintah dibawah pada SW-2




Terapkan VLAN pada interface SW-2, ikuti perintah dibawah




PC Client Test Connection


Coba lakukan tes ping antar client, lakukan ping dari PC-A1 ke PC-B1




Maka hasilnya akan berhasil, karena PC-A1 dengan PC-B1 terdapat pada satu jaringan VLAN. Teteapi, jika kita menghubungkan antara PC-A1 dengan PC-A2 maka hasilnya akan terjadi request timed out yang berarti antara VLAN-10 dan VLAN-20 belum terhubung.


Menghubungkan VLAN-10 dan VLAN-20


Untuk menghubungkan kedua VLAN lakukan konfigurasi pada Router, ikuti langkah berikut ini :










Selanjutnya yang kita butuhkan adalah menetapkan GATEWAY pada masing-masing PC, samakan gateway antara VALN-10 dengan VLAN-20, ikuti langkah berikut :






Untuk memastikan bahwa VLAN-10 dan VLAN-20 telah terhubung, lakukan ping kembali dari PC-A1 ke PC-A2




Agar switch dapat di Remote / di Ping, ikuti langkah berikut :




Setelah semua sudah terkonfigurasi maka jaringan VLAN-10 dan VLAN-20 sudah dapat terhubung dengan baik, dari masing-masing PC sudah dapat mengerimkan pesan ke PC yang lain walaupun berbeda jaringan VLAN.


NOTE :


VTP Server


Merupakan mode default semua switch catalyst. Digunakan untuk melakukan create, add, delete suatu VLAN, kemudian informasi yang telah dibuat diteruskan ke switch VTP transparent dan VTP Client.


VTP Client


Switch yang menerima dan menyimpan VLAN yang dikirim oleh VTP Server melalui VTP Trasnparent.


VTP Transparent


Switch ini tidak menyimpan informasi yang dikirim VTP Server, melainkan hanya meneruskan informasi tersebut ke VTP Client.

Sabtu, 18 Oktober 2014

REVIEW JURNAL E-BUSINESS



Kali ini saya ingin mereview sebuah jurnal dari sebuah website JOURNAL E-BUSINESS dengan judul :

"ANALISIS PENERAPAN E-BUSINESS STUDI KASUS PADA PT.SINAR MAS AGRO RESOURCE AND TECHNOLOGY (SMART). Tbk"

Sebelum mereview lebih lanjut mengenai jurnal tersebut, sebelumnya harus diketahui mengenai E-Business. E-Business dapat diartikan sebagai pemanfaatan teknologi jaringan dan komunikasi oleh sebuah organisasi, individu, atau pihak-pihak terkait untuk meningkatkan proses bisnisnya.
Pada jurnal yang saya review ini melakukan sebuah analisis terhadap PT. SMART, Tbk yang menggunakan system E-Business untuk meningkatkan keuntungan perusahaan tersebut. Keuntungan menggunakan E-Business ini banyak dirasakan oleh banyak pihak, bukan hanya oleh perusahaan itu sendiri, melainkan para investor serta para konsumen juga dapat merasakan keuntungannya.
Dari pihak investor keuntungan yang dapat dirasakan adalah dapat dengan mudah memperoleh informasi mengenai laporan keuangan PT. SMART, Tbk serta dapat memperoleh informasi mengenai pengumuman deviden melalui item for investor. Selain dari pihak investor, pihak konsumen juga mendapat keuntungan berupa dapat melihat informasi mengenai produk produk apa saja yang dihasilkan oleh PT. SMART, Tbk melalui item for consumer, serta bagi para pencari kerja (job seeker) juga mendapatkan keuntungan dari E-Business ini. Dengan melalui item for job sekeer para pencari kerja dapat melihat lowongan kerja yang dibutuhkan di PT. SMART, Tbk. Namun dari semua kelebihan ini, ada sedikit kekurangan yang terlihat dari laporan keuangannya. Pada laporan keuangan yang terdapat pada jurnal tersebut, menunjukan keuntungan yang didapat oleh perusahaan namun laporan keuangan yang ditampilkan kurang begitu terperinci. Sehingga mengakibatkan biaya yang telah dikeluarkan untuk promosi serta keuntungan yang didapat oleh perusahaan dari penggunaan E-Business ini tidak dapat diketahui besaran rupiahnya.
Saran saya, untuk kedepannya PT. SMART, Tbk ini dapat menampilkan laporan tersebut lebih terperinci sehingga dapat membantu bagi para perusahaan lainnya yang ingin menggunakan E-Business ini untuk kemajuan perusahaannya.
Kesimpulan dari review ini adalah penggunaan E-Business bagi perusahaan sebesar PT. SMART, Tbk sangat memberikan dampak positif bagi perusahaan. Namun bagi perusahaan dengan skala menengah dan menengah ke bawah, penggunaan E-Business ini sangat tidak dianjurkan karena biaya yang dibutuhkan tidak sedikit dan ditakutkan perusahaan tersebut gulung tikar (rugi). Jadi penggunaan E-Business ini disarankan digunakan oleh perusahaan yang memiliki keuangan yang lumayan besar. Selain biaya besar yang dibutuhkan untuk membuat E-Business ini, resiko yang diakibatkan juga besar.

Jumat, 29 Maret 2013


Sejarah Internet
Internet merupakan sebuah perangkat aplikasi yang digunakan sebagian besar manusia didunia untuk mencari sebuah informasi, melihat peta sebuah lokasi, dll. Namun sebagian besar orang belum mengetahui bagaimana internet tersebut terbentuk, bagi yang ingin mengetahui bagaimana internet tersebut terbentuk, maka dibawah ini saya ingin sedikit menjabarkan sejarah internet itu sendiri dan perkembangannya dari masa ke masa. Dan dampak internet ke sisi lain.
Sebelum masuk ke dalam sejarah internet, kita harus mengetahui apa internet itu sebenarnya.
Internet dapat diartikan sebagai jaringan komputer luas dan besar yang mendunia, yaitu menghubungkan pemakai komputer dari suatu negara ke negara lain di seluruh dunia,
dimana di dalamnya terdapat berbagai sumber daya informasi dari mulai yang statis
hingga yang dinamis dan interaktif
. Internet juga merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.
Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research InstituteUniversity of CaliforniaSanta BarbaraUniversity of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu pada tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.
Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.
Daftar kejadian penting
Tahun
Kejadian
1957
Uni Soviet (sekarang Rusia) meluncurkan wahana luar angkasa, Sputnik.
1958
Sebagai buntut dari "kekalahan" Amerika Serikat dalam meluncurkan wahana luar angkasa, dibentuklah sebuah badan di dalam Departemen Pertahanan Amerika Serikat,Advanced Research Projects Agency (ARPA), yang bertujuan agar Amerika Serikat mampu meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi negara tersebut. Salah satu sasarannya adalah teknologi komputer.
1962
J.C.R. Licklider menulis sebuah tulisan mengenai sebuah visi di mana komputer-komputer dapat saling dihubungkan antara satu dengan lainnya secara global agar setiap komputer tersebut mampu menawarkan akses terhadap program dan juga data. Pada tahun ini juga RAND Corporation memulai riset terhadap ide ini (jaringan komputer terdistribusi), yang ditujukan untuk tujuan militer.
Awal 1960-an
Teori mengenai packet-switching dapat diimplementasikan dalam dunia nyata.
Pertengahan 1960-an
ARPA mengembangkan ARPANET untuk mempromosikan "Cooperative Networking of Time-sharing Computers", dengan hanya empat buah host komputer yang dapat dihubungkan hingga tahun 1969, yakni Stanford Research Institute, University of California, Los Angeles, University of California, Santa Barbara, dan University of Utah.
1965
Istilah "Hypertext" dikeluarkan oleh Ted Nelson.
1968
Jaringan Tymnet dibuat.
1971
Anggota jaringan ARPANET bertambah menjadi 23 buah node komputer, yang terdiri atas komputer-komputer untuk riset milik pemerintah Amerika Serikat dan universitas.
1972
Sebuah kelompok kerja yang disebut dengan International Network Working Group (INWG) dibuat untuk meningkatkan teknologi jaringan komputer dan juga membuat standar-standar untuk jaringan komputer, termasuk di antaranya adalah Internet. Pembicara pertama dari organisasi ini adalah Vint Cerf, yang kemudian disebut sebagai "Bapak Internet"
1972-1974
Beberapa layanan basis data komersial seperti Dialog, SDC Orbit, Lexis, The New York Times DataBank, dan lainnya, mendaftarkan dirinya ke ARPANET melalui jaringan dial-up.
1973
ARPANET ke luar Amerika Serikat: pada tahun ini, anggota ARPANET bertambah lagi dengan masuknya beberapa universitas di luar Amerika Serikat yakni University College of London dari Inggris dan Royal Radar Establishment di Norwegia.
1974
Vint Cerf dan Bob Kahn mempublikasikan spesifikasi detail protokol Transmission Control Protocol (TCP) dalam artikel "A Protocol for Packet Network Interconnection".
1974
Bolt, Beranet & Newman (BBN), pontraktor untuk ARPANET, membuka sebuah versi komersial dari ARPANET yang mereka sebut sebagai Telenet, yang merupakan layanan paket data publik pertama.
1977
Sudah ada 111 buah komputer yang telah terhubung ke ARPANET.
1978
Protokol TCP dipecah menjadi dua bagian, yakni Transmission Control Protocol dan Internet Protocol (TCP/IP).
1979
Grup diskusi Usenet pertama dibuat oleh Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, alumni dari Duke University dan University of North Carolina Amerika Serikat. Setelah itu, penggunaan Usenet pun meningkat secara drastis.
Pada tahun ini pula, 
emoticon diusulkan oleh Kevin McKenzie.
Awal 1980-an
Komputer pribadi (PC) mewabah, dan menjadi bagian dari banyak hidup manusia.
Tahun ini tercatat ARPANET telah memiliki anggota hingga 213 host yang terhubung.
Layanan 
BITNET (Because It's Time Network) dimulai, dengan menyediakan layanan e-mail, mailing list, dan juga File Transfer Protocol (FTP).
CSNET (Computer Science Network) pun dibangun pada tahun ini oleh para ilmuwan dan pakar pada bidang ilmu komputer dari 
Purdue University, University of WashingtonRAND Corporation, dan BBN, dengan dukungan dari National Science Foundation (NSF). Jaringan ini menyediakan layanan e-mail dan beberapa layanan lainnya kepada para ilmuwan tersebut tanpa harus mengakses ARPANET.
1982
Istilah "Internet" pertama kali digunakan, dan TCP/IP diadopsi sebagai protokol universal untuk jaringan tersebut.
Name server mulai dikembangkan, sehingga mengizinkan para pengguna agar dapat terhubung kepada sebuah host tanpa harus mengetahui jalur pasti menuju host tersebut.
Tahun ini tercatat ada lebih dari 1000 buah host yang tergabung ke Internet.
1986
Diperkenalkan sistem nama domain, yang sekarang dikenal dengan DNS (Domain Name System) yang berfungsi untuk menyeragamkan sistem pemberian nama alamat di jaringan komputer.


Setelah internet dikenal, maka internet mulai mengalami perkembangan dalam hal teknologi webnya. Berikut merupakan perkembangan dari web tersebut.

Web 1.0
Web 1.0 merupakan teknologi awal dari website, dimana pembuat sebagai pemberi informasi dan pengguna hanya sebagai pembaca (seperti membaca koran lewat computer, aktifitasnya hanya searching saja). Bahasa yang digunakan pada web ini masih berupa HTML saja.
Beberapa ciri atau karakteristik web 1.0. adalah:
1. Merupakan halaman web yang statis atau hanya berfungsi untuk menampilkan.
2. Halaman masih didesain sebagai html murni, yang ‘hanya’ memungkinkan orang untuk melihat tanpa ada interaksi
3. Biasanya hanya menyediakan semacam buku tamu online tapi tidak ada interaksi yang intens
4. Masih menggunakan form-form yang dikirim melalui e-mail, sehingga komunikasi biasanya baru satu arah.

Web 2.0
Web 2.0 muncul sekitar tahun 2003 atau 2004, dimana para pengguna website-pun dapat berkomunikasi 2 arah dan memiliki berbagai kelebihan lainnya.
Kelebihan dari web ini adalah sebagai berikut :
  1. The Web as Platform (Pengerjaan suatu aplikasi/tulisan dapat langsung dikerjakan di media internet tanpa harus mengerjakannya terlebih dahulu di windows desktop)
  2.  Harnessing Collective Intelligence (Web 2.0 memiliki kinerja untuk memanfaatkan tulisan orang lain untuk mengisi konten web secara kolektif (tidak hanya webmaster yang mengisi konten sendiri), contohnya seperti youtube)
  3. Data is the Next Intel Inside (merupakan suatu garansi kepercayaan dari para pemberi data kepada pemilik website bahwa pada era web 2.0 data sangatlah penting dan harus di update setiap waktu)
  4. End of the Software Release Cycle (pada web 2.0 aplikasi software dapat langsung digunakan lewat internet/internet menjadi platform menjalankan program)
  5. Lightweight Programming Models (pembuatan web 2.0 menggunakan bahasa yang ringan dan mendukung pengembagan program)

Web 3.0
Web ini diperkirakan akan berkembang pada tahun 2010-2020 dan saat ini masih dalam tahap pengembangan. Menurut PC magazine karakteristik dari web 3.0 adalah :
  1. -          Semantic Web (web dengan kemampuan membaca situs semudah manusia membacanya sehingga informasi dapat disajikan dengan cepat dan tepat)
  2. -          The 3D Web (web dengan kemampuan visual 3D dan interaksi secara realtime)
  3. -       The Media-Centric Web (Photo, audio, dan video akan menjadi cara lain untuk mencari informasi yang kita inginkan selain keyword)
  4. -      The Pervasive Web (Web yang mudah diakses dengan berbagai cara dan alat berbeda kapan saja dan dimana saja)

Perbedaan Web 1.0 , 2.0 dan 3.0
Web adalah suatu ruang informasi di mana sumber-sumber daya yang berguna diidentifikasi oleh pengenal global yang disebut Uniform Resource Identifier (URI). Secara umum, Web 1.0 dikembangkan untuk pengaksesan informasi dan memiliki sifat yang sedikit interaktif. Secara garis besar, sifat Web 1.0 adalah Read.
Lalu, tak lama kemudian muncullah Web 2.0 yang merupakan revolusi bisnis di industri komputer yang disebabkan oleh penggunaan internet sebagai platform, juga merupakan suatu percobaan untuk memahami aturan untuk mencapai keberhasilan platform baru. Sifat Web 2.0 adalah Read-Write. Era Web 2.0 tidak membutuhkan orang jenius yang hanya berkutat sendiri di ruang tertutup atau laboratorium untuk membuat teknologi baru yang dipatenkan agar membuat dirinya menjadi terkenal. Tapi era ini lebih membutuhkan orang untuk saling berbagi ilmu, pengalaman atau lainnya sehingga terbentuk komunitas online besar yang menghapuskan sifat-sifat individu.

Sedangkan letak perbedaan Web 1.0 dan Web 2.0 yaitu :
  • -          Perilaku pengguna Membaca Menulis
  • -          Pelaku utama Perusahaan Pengguna/Komunitas
  • -          Hubungan dengan server Client-server Peer to peer
  • -          Bahasa pemrograman penampil konten HTML XML
  • -          Pola hubungan penerbit-pengguna Searah Dua arah/ Interaktif
  • -          Pengelolaan konten Taksonomi/direktori Folksonomi/penanda/tag
  • -          Penayangan berbagai kanal informasi Portal RSS/Sindikasi
  • -          Hubungan antar pengakses Tidak ada Berjejaring
  • -          Sumber konten Penerbit/pemilik situs Pengguna

Yang menjadi kunci perbedaan dalam Web 2.0 dan Web 1.0 adalah keterbatasan pada Web 1.0 yang mengharuskan pengguna internet untuk datang ke dalam website tersebut dan melihat satu persatu konten di dalamnya. Sedangkan Web 2.0 memungkinkan pengguna internet dapat melihat konten suatu website tanpa harus berkunjung ke alamat situs yang bersangkutan. Kemampuan web 2.0 dalam melakukan aktivitas drag and drop, auto complete, chat, voice dapat dilakukan layaknya aplikasi desktop.
Selanjutnya adalah Web 3.0, jika dunia seluler dikenal istilah 3G, maka di Internet ada yang namanya Web 3.0. Wow, apa pula ini? Apa bedanya dengan Web 2.0 yang sekarang sedang marak? Jangan salah, ternyata orang Indonesia juga sudah ada yang mengembangkannya. Konsep ini dapat diandaikan sebuah website sebagai sebuah intelektualitas buatan (Artificial Intelegence). Aplikasi – aplikasi online dalam website dapat saling berinteraksi, kemampuan interaksi ini dimulai dengan adanya web service. Di web 3.0 ini, sudah terjadi konvergensi yang sangat dekat antara dunia TI dengan dunia telekomunikasi. Dunia web dan telco berkembang pesat seiring dengan kebutuhan pengguna. Penggunaan perangkat TI dan telekomunikasi nantinya sudah seperti sama saja tidak ada bedanya. Saat ini saja pertanda seperti itu sudah mulai bisa kita rasakan walaupun masih belum sempurna. Kita bisa menonton tivi di ponsel atau komputer, bisa mengakses internet di ponsel, bisa melakukan SMS dan telepon dari komputer. Ya karena konvergensi terhadap berbagai perangkat seperti hukum alam yang tidak bisa dielakkan. Semua mengalami evolusi menuju dunia yang lebih maju.
Permasalahan lain yang potensial muncul adalah, sebagai teknologi masa depan, Web 3.0 juga membutuhkan kecepatan akses Internet yang memadahi dan spesifikasi komputer yang tidak enteng, hal ini disebabkan tak lain karena teknologi ini secara visual berbasis 3D. Sedangkan seperti yang kita tahu biaya akses Internet dengan kecepatan tinggi di Indonesia ini masih terbilang mahal bagi masyarakat umum. Belum lagi jika dihitung dari biaya spesifikasi perangkat komputer yang dibutuhkan, mungkin masyarakat Indonesia yang ingin menikmati kecanggihan layanan berbasis teknologi Web 3.0 masih harus menarik nafas penjang. Namun karena Web 3.0 sendiri masih dalam pengembangan, seiring dengan berlalunya waktu sebagai masyarakat Indonesia kita masih bisa mengharapkan bahwa biaya komunikasi, dalam hal ini koneksi Internet kecepatan tinggi akan semakin murah nantinya, sehingga terjangkau bagi masyarakat luas. Saat ini adaptasi Web 3.0 mulai dikembangkan oleh beberapa perusahaan di dunia seperti secondlife, Google Co-Ops, bahkan di Indonesia sendiri juga sudah ada yang mulai mengembangkannya, yaitu Li’L Online (LILO) Community.

Dampak perkembangan internet terhadap social dan ekonomi

Perkembangan internet menyebabkan dampak bagi sector lain, salah satunya terhadap sector social dan ekonomi. Dampak tersebut terdapat dampak positif dan negative, berikut merupakan dampak perkembangan internet terhadap social dan ekonomi :

Bidang Ekonomi
1.         Pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi
2.         Terjadinya industrialisasi
3.     Produktifitas dunia industri semakin meningkat. Kemajuan teknologi akan meningkatkan kemampuan produktivitas dunia industri baik dan aspek teknologi industri maupun pada aspek jenis produksi. Investasi dan reinvestasi yang berlangsung secara besar-besaran yang akan semakin meningkatkan produktivitas dunia ekonomi. Di masa depan, dampak perkembangan teknologi komputer di dunia industri akan semakin penting. Tanda-tanda telah menunjukkan bahwa akan segera muncul teknologi bisnis yang memungkinkan konsumen secara individual melakukan kontak langsung dengan pabrik sehingga pelayanan dapat dilaksanakan secara langsung dan selera individu dapat dipenuhi, dan yang lebih penting konsumen tidak perlu pergi ke toko.
4.        Persaingan dalam dunia kerja sehingga menuntut pekerja untuk selalu menambah skill dan pengetahuan yang dimiliki. Kecenderungan perkembangan teknologi dan ekonomi, akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan kualifikasi tenaga kerja yang diperlukan. Kualifikasi tenaga kerja dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan akan mengalami perubahan yang cepat. Akibatnya, pendidikan yang diperlukan adalah pendidikan yang menghasilkan tenaga kerja yang mampu mentransformasikan pengetahuan dan skill sesuai dengan tuntutan kebutuhan tenaga kerja yang berubah tersebut.
5.         Terjadinya pengangguran bagi tenaga kerja yang tidak mempunyai kualifikasi yang sesuai dengan yang dibutuhkan
6.   Sifat konsumtif sebagai akibat kompetisi yang ketat pada era globalisasi akan juga melahirkan generasi yang secara moral mengalami kemerosotan.
7.         Konsumtif, boros dan memiliki jalan pintas yang bermental “instant”.

Bidang Sosial
Dampak kemajuan teknologi sangat berdampak baik pada bidang sosial, yang mana    bisa kita lihat:
1.   Perbedaan kepribadian pria dan wanita. Banyak pakar yang berpendapat bahwa kini semakin besar porsi wanita yang memegang posisi sebagai pemimpin, baik dalam dunia pemerintahan maupun dalam dunia bisnis. Bahkan perubahan perilaku ke arah perilaku yang sebelumnya merupakan pekerjaan pria semakin menonjol.
2.    Meningkatnya rasa percaya diri. Kemajuan ekonomi di negara-negara Asia melahirkan fenomena yang menarik. Perkembangan dan kemajuan ekonomi telah meningkatkan rasa percaya diri dan ketahanan diri sebagai suatu bangsa akan semakin kokoh. Bangsa-bangsa Barat tidak lagi dapat melecehkan bangsa-bangsa Asia.
3.  Tekanan, kompetisi yang tajam di berbagai aspek kehidupan sebagai konsekuensi globalisasi, akan melahirkan generasi yang disiplin, tekun dan pekerja keras.

Setelah kita mengetahui sejarah dari web yang sudah kita gunakan saat ini, kemudian teknologi yang berkembang dalam web tersebut, dan juga dampak negative atau positif yang ditimbulkan akibat perkembangannya, selanjutnya kita akan sedikit mengetahui mengenai webscience. Webscience itu sendiri merupakan cabang ilmu pengetahuan mengenai manipulasi web. Berikut saya sedikit menjabarkan tentang webscience itu menurut sumber yang saya dapatkan.

Web Science

web science ( ilmu web ). Web science adalah ilmu pengetahuan untuk membuat dan memanipulasi web. Web adalah kumpulan halaman yang dapat menampilkan informasi berupa gambar, animasi, tulisan, suara maupun gabungan dari keseluruhannya yang bersifat statis atau dinamis yang dapat membentuk rangkaian yang saling terkait yang dihubungkan dengan banyak link. Ada beberapa aspek yang mempengaruhi webscience. Diantaranya adalah :

§  Social Networks
§  Collaboration
§  Understanding online communities
§  Analyzing the human interactions inherent in social media
§  Developing “accountability” and other mechanisms for enhancing privacy and trust on the Web.

Metodologi Web Science
Web Science merupakan kajian sains dari Web. Ketika Web telah bergerak ke ranah ilmu, maka pertanyaan mendasar adalah bagaimana keilmuan ini melakukan metodologi. Bagaimana peneliti atau engineer melakukan pendekatan terhadap Web untuk pemahaman dan relasinya dengan domain sosial secara luas dan inovasi apa yang dapat dilakukan.

Berbagai penelitian yang berlangsung saat ini melakukan pengembangan pada metodologi pemetaan (mapping) dan graph pada struktur Web dengan sampling sebagai kunci utamanya [Leung, 2001]. Sebagai contoh laporan riset [Fetterly, 2004] menyatakan bahwa 27% dari web di Jerman (.de) melakukan perubahan setiap minggu. Model lain adalah metodologi model analisis yang mengkombinasikan data empiris yang digunakan untuk melakukan determinasi probabilitas. Metodologi pada Web Science akan dipengaruhi oleh perekayasaan yang berlatar belakang industri maupun peneliti akademisi.

Itulah sedikit pembelajaran mengenai web yang sudah kita gunakan saat ini, semoga kita dapat menggunakan web tersebut sebijaksana mungkin, agar tidak disalahgunakan.

Sumber :
http://www.anakunhas.com/2011/12/dampak-positif-dan-dampak-negatif-perkembangan-teknologi-informasi-dilihat-dari-berbagai-bidang.html